Showing posts with label Asuransi. Show all posts
Showing posts with label Asuransi. Show all posts

Pentingnya asuransi dalam perencanaan keuangan


Perencana Keuangan dari Fokus Finansial, Martiana Budiarti menekankan pentingnya asuransi dalam perencanaan keuangan. Asuransi diperlukan dengan segala pertimbangan aspek risiko yang harus selalu diperhitungkan dalam rencana keuangan.

"Ketika anda berdiskusi dengan seorang Perencana Keuangan profesional, setelah Anda mempersiapkan dana darurat maka dia akan menyarankan Anda mempersiapkan kebutuhan asuransi sebelum anda memulai aktivitas investasi," kata Martiana kepada merdeka.com, Senin (28/3).

Asuransi merujuk pada tindakan, sistem, atau bisnis yang memberikan perlindungan finansial (ganti rugi secara finansial) untuk jiwa, kesehatan, property dan lain sebagainya, yang akan mendapatkan penggantian dari kejadian-kejadian yang tidak dapat diduga seperti kematian, kehilangan, kerusakan atau sakit.

Martiana memaparkan berbagai macam asuransi, tetapi 2 hal yang terpenting dalam perencanaan keuangan adalah Asuransi Jiwa dan Asuransi Kesehatan.

Bentuk dari asuransi jiwa terdiri dari:

1. Asuransi traditional : Term Life Insurance (Asuransi Jiwa Berjangka), Whole-Life Insurance, Endowment Insurance (Asuransi Jiwa Dwiguna)

2. Asuransi Modern, yaitu Unit Link. Secara sederhana, unit-link adalah asuransi jiwa yang ditautkan (linked) dengan investasi

"Asuransi Kesehatan digunakan sebagai cadangan untuk persiapan mengganti biaya pengobatan atau rawat inap di rumah sakit. Asuransi kerugian, seperti halnya asuransi properti, yaitu membayar kehilangan yang disebabkan oleh, kebakaran, pencurian dan kecelakaan," jelasnya.

Menurut Martiana, semua orang menanggung risiko yang tak bisa diprediksi kapan datangnya. Asuransi membantu meminimalkan risiko itu, sehingga masa depan keuangan pribadi dan keluarga lebih terjamin. Asuransi diperlukan karena datangnya musibah tidak bisa diprediksi dan kematian itu adalah suatu kepastian.

"Perlu anda ketahui bahwa tidak semua jenis asuransi cocok bagi kebutuhan Anda. Jadi sesuaikan jenis asuransi yang akan anda beli dengan kebutuhan yang paling prioritas dalam hidup anda. Pelajari dan pahami dengan seksama sebelum membeli produk asuransi agar anda tidak terbuai dengan rayuan para agen penjual asuransi," tutupnya. [idr]


Sumber : merdeka.com

Demi Asuransi, Nenek Ini Berpura-pura Buta Selama 20 Tahun


Berapa lama kamu bisa bertahan dari pura-pura? Nenek Rebecca Assie (60) dari Sydney, Australia, mampu berpura-pura buta selama 21 tahun. Hal itu ia lakukan demi mendapat asuransi pensiun cacat.

Kisah Nenek Assie dimulai pada tahun 90-an. Di penghujung usia kerja, ia menemui seorang dokter mata dan meminta surat keterangan buta. Dokter Michael Silva yang bertugas saat itu menolak memberikan surat keterangan palsu. 

"Aku tidak tahu mengapa orang dengan penglihatan baik meminta keterangan buta," ujar Silva dilansir A Current Affair. 

Nenek Assie kemudian menemui dokter lain, Wadie Hadded. Dari dia, sang nenek mendapatkan surat keterangan buta. Tidak dijelaskan bagaimana Nenek Assie bisa melewati tes mata untuk mendapatkan surat keterangan buta. 

Yang pasti, perusahaan Asuransi Centerlink kemudian membayar Nenek Assie selama 21 tahun. Jika dihitung-hitung, Centerlink telah membayar Nenek Assie hingga US$ 209.499,90 atau setara Rp 2.785.706.002.

Namun, pada satu waktu Nenek Assie tak sengaja terekam video sedang berjalan secara normal. Nenek Assie tak memperlihatkan tanda-tanda kebutaan. 

Mendengar hal itu, pihak asuransi melakukan penyelidikan dan mendapati Nenek Assie memang tidak buta. Bahkan dalam temuan dokumen, selama pensiun Nenek Assie telah memperbarui Surat Izin Mengemudi. 

"Artinya tidak mungkin seseorang bisa lolos tes mengemudi jika ia sendiri tidak bisa melihat," ujar Alan Tudge, Komisaris Pelayanan Kemanusiaan. 

Alan terkejut mendapati kebenaran bahwa Nenek Assie tidak buta. Ia tidak menyangka, ada orang yang sekonsisten itu dalam hal berpura-pura. 

"Ini adalah salah satu kasus paling luar biasa yang pernah saya jumpai. Dia telah menerima pembayaran US$ 209 ribu. Pihak asuransi kini menagihnya," ujar Alan. 

Pihak asuransi juga telah melakukan serangakaian tes penglihatan untuk Nenek Assie. Hasilnya, Nenek Assie berpura-pura tak bisa membaca sepucuk surat. 
(war)


Sumber : liputan6.com

Klaim asuransi sulit cair, ini jalan keluarnya


Sulitnya mengurus klaim asuransi sering kali membuat geram para pemegang polis. Tidak sedikit yang menjadikan hal itu sebagai salah satu alasan orang enggan untuk membeli polis asuransi.

Ketua Umum Badan Mediasi dan Arbitrase Asuransi Indonesia (BMAI), Frans Lamury mengatakan, jika klaim asuransi dipersulit maka masyarakat dapat melaporkan atau mengadukan ke Badan Mediasi dan Asuransi Indonesia (BMAI). Lembaga ini sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan sejak Januari 2016, yang memang dikhususkan untuk menampung serta menyelesaikan masalah apabila terjadi tindakan sengketa klaim terhadap pemegang polis asuransi.

"Jadi kalau mereka ada masalah dengan asuransi, kan asuransi menolak klaim, dengan alasan yang mungkin dia tidak setuju, saya tidak setuju, jadi mereka tidak sepakat dengan penolakan. Nah asuransi mengatakan oke, kalau tidak sepakat maka pergi ke BMAI," ujarnya di Hotel Grand Hyatt.

Frans menjelaskan, nantinya pemegang polis asuransi akan diberikan penjelasan. Apabila tidak dapat diselesaikan atau tidak disepakati maka konsumen dapat melakukan proses mediasi, ajudikasi hingga arbitrasi.

"Mereka datang melapor tertulis dan datang juga, kami selanjutnya akan menyurati asuransinya. Ini ada laporan dari nasabah Anda, ceritanya begini-begini, tolong sampaikan cerita Anda. Dengan demikian kami cover bothside. Jadi dengar tertanggung dan penanggung," jelas Frans.

"Itu kalau jumlah di bawah Rp 750 juta untuk asuransi umum atau Rp 500 juta untuk asuransi jiwa, itu kami mediasikan. Jadi kalau lebih tinggi dari itu, kami bicara abitrase. Kalau di bawah itu, kami akan mediasi, gratis. Kami ajak ngobrol. Lebih dari itu, kami arbitrasekan, ada ongkosnya," ucapnya.

Menurutnya, pemegang polis asuransi nantinya akan diberikan pilihan apabila mengajukan melalui proses mediasi, yang dapat memakan waktu sekitar 2-3 bulan. Nantinya, pemegang polis asuransi juga akan dikenakan biaya sekitar Rp 30 juta dengan klaim di atas Rp 750 juta.

"Mediasi di situ kalau prosesnya 2 orang ini membuat keputusan, kami berikan pemikiran, yang memutuskan itu mereka, asuransi misalnya menarik kembali terus mau bayar, atau nasabahnya paham sekarang alasannya, terus terima. Kalau mereka tidak sepakat, nanti bawa ke ajudikasi, itu arbitrase mini, cuma lebih singkat. Ada majelis ajudikasi yang memeriksa dan memutus putusan itu mengikat baik asuransi," ungkapnya. [idr]


Sumber : merdeka.com

Klaim Mobil Kena Banjir Bisa Ditolak Asuransi, Ini Sebabnya


Jakarta - Hujan yang terjadi di Jakarta menyebabkan banjir di beberapa wilayah. Bencana alam tersebut tentu menyebabkan kerusakan pada mobil yang tidak sempat dievakuasi oleh pemiliknya.

Anda patut waspada karena bencana alam masuk dalam pengecualian dalam asuransi kendaraan. Vivi Evertina, selaku Product Development Specialist Asuransi Astra menjelaskan, asuransi kendaraan baru mencakup pertanggungan bencana alam apabila pengguna telah melakukan perluasan jaminan.

Ganti ECU Mobil Honda Pasca Banjir, Lumayan Mahal
"Perluasan jaminan tentu ini tidak standar, jadi pelanggan harus nambah biaya. Mengacu OJK 2014, Asuransi Astra temasuk banjir dan huru hara," ucap perempuan dengan sapaan Vivi ini.

Lebih lanjut, Vivi menyebut tambahan biaya ini sebesar 10 persen dari klaim tiap kejadian. Biaya minimum pengajuan klaim untuk bencana alam minimal Rp 500 ribu per kejadian.

"Dengan perluasan jaminan ini hal-hal yang sebelumnya tidak dijamin oleh polis standar dapat dijamin sesuai dengan jenis dan ketentuan jaminan tersebut," tuturnya.




4 Trik Memilih Asuransi Kesehatan Bagi Pemula


Jakarta - Jika ini adalah pertama kalinya Anda harus memilih asuransi kesehatan, maka sangat wajar jika Anda masih ragu dan kebingungan dalam memilih jenis asuransi kesehatan yang benar-benar cocok untuk Anda.

Ada beberapa jenis asuransi yang akan ditawarkan kepada Anda oleh pihak asuransi, maupun agen yang khusus untuk menawarkan produk tersebut, dengan berbagai jaminan yang akan membuat Anda lebih tenang.

Asuransi kesehatan adalah sebuah asuransi yang memberikan penggantian biaya kesehatan, jika pemegang polisnya sedang mengalami penyakit tertentu atau kecelakaan.

Besarnya penggantian tersebut disesuaikan dengan jumlah tagihan dari pihak rumah sakit, dengan batas limit tertentu, sesuai dengan asuransi yang diambil nasabah terkait.

Sebagai pemula, tentunya Anda ingin memilih produk asuransi yang tepat bukan, berikut ini adalah ulasan mengenai hal yang harus dilakukan saat memilih asuransi kesehatan untuk pertama kalinya seperti Cermati.com:

1. Pahami Kebutuhan Anda dengan Baik

Sebelum mengajukan asuransi, tentunya Anda harus memahami kebutuhan terlebih dulu. Kebutuhan tersebut adalah jumlah pertanggungan asuransi yang diharapkan. Sesuaikan dengan keadaan keuangan saat ini, karena  besarnya asuransi yang diperlukan setiap orang berbeda-beda.

Jika tidak memiliki waktu untuk melakukan perhitungan tersebut, mintalah bantuan kepada pihak yang ahli dalam bidang asuransi. tanyakan bagaimana cara memilih asuransi kesehatan yang tepat untuk Anda.

2. Menyesuaikan Anggaran

Anda mungkin sudah tahu bagaimana sistem yang berjalan dalam asuransi, sekalipun itu adalah asuransi kesehatan. Di sana, ada premi yang harus Anda bayarkan sesuai dengan kemampuan keuangan Anda. Jangan memilih premi yang terlalu besar, jika memang tidak sesuai dengan keadaan finansial yang ada.

Jangan lupa juga untuk memperhatikan plafon dan premi dalam asuransi kesehatan tersebut. Biasanya, semakin mahal harga kamar rumah sakit yang digunakan, untuk dirawat selama sakit, juga akan semakin mahal preminya. Pastikan benar-benar sesuai kebutuhan saja.

Perusahaan Asuransi

3. Kenali Reputasi Perusahaan Asuransi Terkait

Pastikan untuk memilih asuransi kesehatan dari pihak asuransi yang memiliki reputasi terbaik dan dapat dipercaya.  Ini untuk selalu menghadirkan rasa aman dan nyaman untuk nasabahnya, selama menggunakan asuransi tersebut.

Kenali perusahaan asuransi yang hendak dipilih, dan cari tahu mengenai perusahaan tersebut dengan terperinci. Jangan sampai anda menyesal di kemudian hari.

4. Perhatikan Layanan Klaim yang diberikan

Setelah memilih asuransi kesehatan yang baik reputasinya, pastikan juga bahwa fasilitas yang ditawarkan oleh pihak terkait benar-benar membantu Anda.

Jika asuransi tersebut dapat menerima klaim dari mana saja, bukan hanya dari rumah sakit, bisa dipastikan ini adalah jenis asuransi yang terpercaya, karena memudahkan Anda untuk dirawat di mana saja.


Sumber : liputan6.com

Mitos atau Fakta Seputar Asuransi


Jakarta - Proteksi diri merupakan salah satu hal yang harus dimiliki oleh setiap orang, tidak hanya melindungi Anda dari bahaya yang akan menimpa jasmani atau aset yang dimiliki, proteksi seperti asuransi juga dapat melindungi Anda dari kerugian keuangan yang terlalu besar.

Tidak hanya perlindungan, sudah banyak produk asuransi yang menawarkan program perlindungan sekaligus investasi, yang mana artinya sesuai dengan jangka waktu yang telah disetujui pada awal perjanjian, pihak tertanggung berhak mendapatkan sejumlah uang hasil akumulasi dari premi yang telah dibayar kepada pihak penanggung.

Walau begitu, masih banyak orang yang enggan membeli asuransi karena pemahaman yang salah atas cara kerja asuransi. Tidak heran mitos-mitos tersebut membuat sebagian orang kehilangan kesempatan yang baik.

Sebelum memutuskan untuk tidak membeli asuransi karena mitos, sebaiknya luruskan dulu anggapan Anda mengenai asuransi. Berikut adalah mitos-mitos salah mengenai asuransi seperti dikuti Cermati.com:

1. Asuransi= Tukang Tipu

Banyak orang beranggapan bahwa asuransi merupakan perusahaan yang bertujuan untuk memanipulasi dan menipu uang kita. Asumsi ini kerap timbul dari rasa kekecewaan pelanggan dan trauma terhadap sebuah perusahaan asuransi tertentu. Akibatnya, timbullah generalisasi bahwa semua perusahaan asuransi sama saja.

Faktanya, semua perusahaan asuransi sama sekali tidak bermaksud dan bertujuan untuk menipu nasabah mereka. Akan tetapi, ada saatnya di mana beberapa agen representatif yang bermain-main dan menyalahi pakem yang sudah ditetapkan oleh perusahaan asuransi.

Misalnya, saat seseorang hendak membuka sebuah polis asuransi, kadang agen representatif tidak memberikan penjelasan yang rinci dan menyeluruh mengenai syarat dan ketentuan yang berlaku dalam proses pembukaan polis asuransi dan menyebabkan miskomunikasi antara nasabah dan agen asuransi.

Miskomunikasi inilah yang akhirnya memicu stereotype negative mengenai perusahaan asuransi. Menurut Deny Kosasih, seorang Regional Agency Manager di sebuah perusahaan asuransi, kasus penyelewengan yang dilakukan oleh beberapa agen representatif yang nakal ini bisa dicegah dengan melakukan seleksi ketat bagi mereka yang ingin menjadi agen representatif sebuah perusahaan asuransi.

Dengan melakukan seleksi berkualitas tinggi, maka pribadi yang berkapabilitas sajalah yang dapat menjadi agen representatif sehingga berangsur-angsur, citra negatif perusahaan asuransi dapat membaik.

2. Sehat sehingga tidak memerlukan asuransi

Tidak sedikit orang yang mempunyai anggapan bahwa memiliki asuransi adalah kebutuhan orang yang sakit. Padahal jika telah mengidap suatu penyakit tertentu, anda harus membayar premi yang lebih mahal dibandingkan saat masih sehat.

Bahkan ada beberapa perusahaan asuransi yang enggan menanggung penyakit yang telah diderita oleh pelanggannya jika penyakit tersebut telah ada sebelum ia bergabung dengan asuransi.

Terlebih lagi, Anda tidak akan mengetahui kapan penyakit atau kecelakaan akan menyerang Anda. Oleh karena itu, sebaiknya lindungi diri sebelum musibah terjadi.

Belum butuh asuransi

3. Masih muda sehingga belum memerlukan asuransi

Semakin muda Anda bergabung dengan asuransi, semakin murah premi yang harus dibayar. Selain itu, jika program asuransi ada yang menawarkan fasilitas investasi sekaligus proteksi diri, semakin muda akan bergabung, semakin banyak akumulasi dana yang akan terkumpul nantinya.

Usia tidak menentukan kondisi tubuh yang prima, banyak orang yang sudah berusia lanjut masih sehat dan ada juga orang yang masih muda tetapi mengidap penyakit kronis. Karena usia bukanlah jaminan seseorang untuk sehat, sebaiknya Anda memiliki asuransi untuk proteksi diri.

4. Investasi pribadi lebih baik dibandingkan asuransi

“Insurance is the mother of all investments” adalah suatu ungkapan yang menunjukkan bahwa mitos bahwa investasi pribadi lebih baik adalah anggapan yang salah. Investasi bertujuan untuk menambah kekayaan atau aset yang Anda miliki.

Tetapi peningkatan tersebut akan percuma jika tidak dilindungi. Asuransi dan investasi seharusnya berjalan berbarengan, dengan begitu, aset yang meliputi barang berharga hingga kesehatan Anda, akan tetap terproteksi.

5. Sesuaikan produk asuransi dengan kebutuhan yang Ada

Tidak ada asuransi yang percuma, hanya saja belum tentu seluruh produk asuransi akan sesuai dengan kebutuhan Anda. Asuransi terdiri dari berbagai macam, contohnya asuransi kesehatan, asuransi kendaraan, properti, pendidikan hingga asuransi jiwa. Prioritaskan asuransi yang sesuai dengan kebutuhan yang ada sekarang agar Anda tidak merasa asuransi tidak berguna.



3 Alasan Mengapa Kita Perlu Memiliki Asuransi


Jakarta - Mungkin asuransi belum menjadi prioritas saat Anda memasukkan dalam anggaran keuangan. Layanan jaminan sosial dari negara dan asuransi dari perusahaan tempat Anda bekerja bisa jadi sudah mencukupi untuk alokasi perlindungan baik kesehatan dan jiwa.

Meski demikian, tak salah jika Anda belum memiliki, dan ingin punya asuransi untuk lebih mengetahui alasan mengapa juga perlu memiliki asuransi. Ingin tahu alasannya? Berikut seperti dikutip dari laman USA Today, seperti ditulis Minggu (19/2/2017):

1. Anda tak sempurna

Mungkin Anda menggunakan telepon saat mengendarai sehingga membuat Anda tak sengaja menabrak pagar. Atau Anda alami kecelakaan. Perusahaan asuransi terutama memiliki produk asuransi kendaraan dapat membantu Anda membayar atas kerusakan mobil dan kecelakaan yang dialami. Meski demikian, ada juga konsekuensi dalam jangka panjang, tarif asuransi dapat meningkat.

2. Perusahaan asuransi dapat melayani setiap waktu

Kejadian atau peristiwa yang tidak mengenakkan dapat terjadi kapan saja. Bahkan bisa terjadi ketika hari libur. Jadi misalkan bila mobil Anda

alami kecelakaan pada pukul dua dini hari, Anda juga dapat mengajukan klaim segera.

3. Membantu Anda memenuhi resolusi

Mungkin sulit bagi Anda untuk berhenti merokok dan menurunkan berat badan. Namun, asuransi kesehatan dapat membantu Anda untuk konsultasi soal berat badan dan berhenti merokok. Layanan yang diberikan bisa meditasi dan konseling. Ini layanan gratis yang diberikan bagi asuransi kesehatan apa lagi ada semboyan mencegah lebih baik dari pada mengobati.


Enam Pertanda Anda Butuh Asuransi Rumah


Jakarta Meski hanya selintas, Anda mungkin sempat bertanya-tanya tentang seberapa pentingnya mengasuransikan sebuah rumah. Nah, biasanya setelah Anda baru beli rumah pertama atau baru saja melunasi KPR (Kredit Pemilikan Rumah), baru Anda akan menyadari bahwa rumah merupakan aset yang berharga.

Berharga bukan hanya dari nilai dan uang yang sudah dikeluarkan saja, tapi juga karena proses yang ditempuh untuk memilikinya juga cukup panjang dan melelahkan. Yang jelas dengan memiliki asuransi rumah akan memberikan sebuah ketenangan atas aset Anda yang paling berharga tersebut.

Seperti yang dikutip dari Rumah.com, berikut adalah beberapa alasan mengapa Anda membutuhkan asuransi rumah.

1. Sebagai syarat pinjaman

Beberapa lembaga keuangan memberikan syarat untuk memiliki asuransi rumah sebelum mengajukan sebuah pinjaman. Lembaga ingin memastikan bahwa pinjaman dapat dilunasi dengan tepat waktu dan rumah yang Anda tempati aman dari musibah seperti kebakaran atau resiko lain.

Sebagai catatan, bisa jadi nilai yang harus dibayar untuk pinjaman menjadi lebih mahal karena ada premi asuransi. Jika memungkinkan, beli asuransi rumah di luar pembayaran cicilan.

2. Melindungi dari tuntutan hukum

Saat ini, banyak asuransi rumah yang juga memberikan perlindungan tidak hanya pada kondisi fisik rumah tetapi juga resiko kecelakaan yang mungkin terjadi di dalam rumah. Manfaat ini juga dapat melindungi Anda dari tuntutan hukum jika ada seseorang yang terluka di rumah.

3. Menghindari resiko kehilangan

Asuransi rumah akan memberikan penggantian atau perbaikan jika rumah mengalami kerusakan akibat kebakaran, angin ribut, gempa bumi, dan bencana alam lain – namun tidak termasuk banjir atau bencana akibat perbuatan manusia.

Beberapa asuransi ada juga yang memberikan manfaat untuk melindungi kerusakan akibat sengatan listrik atau kerusakan pipa air.

4. Melindungi nilai rumah

Rumah merupakan salah satu investasi terbesar yang dilakukan seseorang dalam kehidupannya. Ketika melakukan berbagai


renovasi, nilai rumah juga akan meningkat. Disinilah asuransi dapat melindungi properti, ketika sesuatu yang tidak diinginkan terjadi maka Anda tidak perlu khawatir akan kehilangan nilai renovasi tersebut.

5. Memberikan tempat sementara ketika bencana terjadi

Perusahaan asuransi juga ada yang memberikan tempat perlindungan sementara ketika bencana alam terjadi. Misal ketika sebuah pohon jatuh dan membuat atap rumah menjadi rusak sehingga penghuninya tidak bisa beristirahat di rumah untuk sementara waktu. Asuransi akan memberikan biaya akomodasi hingga rumah Anda selesai diperbaiki.

6. Melindungi dari perampok dan pencuri

Asuransi juga dapat melindungi dari perampokan atau pencurian di rumah. Jika ada seseorang yang masuk dan mencuri harta benda, asuransi akan menghitung berapa nilai harta yang hilang dan akan menggantinya.

Agar proses penggantian berjalan mulus pastikan Anda selalu mencatat seluruh harta benda yang ada di rumah, tidak hanya dalam bentuk dokumen tetapi lengkapi dengan foto serta tanda pembelian.

Foto: Pixabay

Mita Agustina


Sumber : properti.liputan6.com

10 Asuransi Kesehatan Terbaik Tahun 2016

10 Asuransi Kesehatan Terbaik Tahun 2016

Baca Berita - 10 Asuransi Kesehatan Terbaik Tahun 2016, Pentingnya kita dalam hal memilih Asuransi Kesehatan untuk melindungi kita dari hal-hal yang tak terduga terhadap diri kita. Kesehatan adalah hal yang sangat vital untuk kita perhatikan. Dengan memilih ansuransi kesehatan, berarti kita telah menjamin segala macam biaya yang berhubungan dengan kesehatan dari biaya rumah sakit, biaya obat, biaya dokter,  serta biaya lainnya yang telah disepakati bersama dengan Asuransi yang dipilih  bahkan biaya operasi akan ditanggung oleh perusahaan asuransi.
Tentunya dengan berdasarkan ketentuan yang telah ditetapkan oleh perusahaan tersebut di dalam sebuah perjanjian yang telah disepakati bersama.


  1. PT. Prudential Life Assurance - Pada tahun 2011, unit asuransi jiwa dari Prudential dinobatkan sebagai perusahaan asuransi terbaik oleh majalah investor untuk perusahaan dengan aset diatas 10 trilyun. PRUDENTIAL selalu menyabet penghargaan sebagai perusahaan asuransi terbaik di Indonesia setiap tahun sebagai the best insurance company 2006, 2007, 2008, 2009, 2010, 2011 dan 2012.
  2. PT. Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG - Asuransi Sinar Mas (ASM) merupakan anak perusahaan dari perusahaan Sinar Mas Group yang didirikan pada tanggal 27 Mei 1985. Pada pertama kali berdiri, dinamakan PT. Asuransi Kerugian Sinar Mas Dipta. Kemudian pada tahun 1991 baru berubah menjadi PT. Asuransi Sinar Mas.
  3. PT.Asuransi Allianz Life Indonesia - Merupakan cabang dari Allianz SE Jerman, yang merupakan salah satu perusahaan asuransi terbesar di dunia. Masuk di Indonesia sejak tahun 1981. Bergerak pada bidang asuransi jiwa, kesehatan, employee benefit, serta dana pensiun dan saving.
  4. PT. Asuransi Jiwa Manulife Indonesia - Perusahaan asuransi ini menawarkan produk dan jasa yang paling lengkap dalam industri jasa finansial di Indonesia melalui produk asuransi jiwa dan employee benefits serta melalui layanan reksa dana dan manajemen aset dari perusahaan afiliasinya, PT Manulife Aset Manajemen Indonesia.
  5. PT. AIA FInancial - Salah satu perusahaan asuransi jiwa terkemuka di Indonesia, dan anggota dari AIA Group. AIA Financial menawarkan berbagai produk asuransi mulai dari asuransi jiwa, asuransi kesehatan, asuransi kecelakaan diri, asuransi yang dikaitkan dengan investasi, termasuk asuransi dengan prinsip Syariah, maupun program kesejahteraan karyawan, program pesangon, dan program Dana Pensiun (DPLK).
  6. Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912 - Didirikan seabad yang lalu untuk memenuhi kebutuhan spesifik masyarakat Indonesia, AJB Bumiputera 1912 telah berkembang untuk mengikuti perubahan kebutuhan masyarakat. Pendekatan modern, produk yang beragam, serta teknologi mutakhir yang ditawarkan didukung oleh nilai-nilai tradisional yang melandasi pendirian AJB Bumiputera 1912
  7. PT. AXA Mandiri Financial Services - Perusahaan patungan (joint venture) antara PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (51% saham) dan AXA (49% saham) yang melakukan kegiatan pemasaran produk asuransi melalui kerjasama dengan Bank (bancassurance) yang beroperasi sejak Desember 2003.
  8. PT. Indolife Pensiontama - Perusahaan yang bergerak dibidang asuransi jiwa dan dana pensiun, memulai bisnisnya pada tahun 1991 melalui Surat Keputusan Menteri Keuangan RI Nomor KEP 585/KM.13/1991. Sebagai anggota kelompok usaha Salim Grup yang berpusat di Jakarta, PT. Indolife Pensiontama dikenal memiliki kondisi keuangan yang kuat dan komitmen pelayanan yang prima bagi nasabahnya.
  9. PT. Panin Life - Perusahaan asuransi jiwa dengan pengalaman melayani nasabah lebih dari 3 dekade. Berdiri pada tahun 1974 dan mencatatkan diri di Bursa Efek Jakarta pada tahun 1983 sebagai perusahaan public pertama di sektor asuransi jiwa.
  10. PT. Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha - Berdiri sejak 17 Mei 1974 berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan RI Kep. 789/DMJ/II/.5/7/1974. Sempat mengalami dua kali pergantian nama dari PT.Asuransi Jiwa Mahkota Abadi (1978-1983) menjadi PT.Asuransi Jiwa Mahkota Sahid (1983-1988) hingga PT.Asuransi Jiwa Adisarana WanaArtha(1998 � sekarang), perusahaan yang lebih dikenal dengan merek dagang WanaArtha Life tumbuh seiring dengan perkembangan dunia usaha asuransi di Indonesia.