Showing posts with label Properti. Show all posts
Showing posts with label Properti. Show all posts

Cara Asyik Menata Rumah Bagi Pasangan Baru


Pasangan baru menikah selalu semangat jika bicara soal hunian. Tak heran, karena umumnya di Indonesia, pada fase inilah orang baru memiliki hunian pribadi sendiri.

Kebanyakan pasangan baru menikah memilih rumah dengan ukuran minimalis. Selain faktor keluarga kecil, bujet pasangan baru biasanya lebih terbatas karena masih memiliki banyak kebutuhan lain.

Jika Anda dan pasangan sedang sibuk mencari ide untuk menata rumah baru, mungkin Anda bisa mengikuti beberapa tips dari Rumah.com berikut.

Gunakan Perabot multi fungsi

Tipe rumah 36, 45, atau 54 mungkin yang paling laris di pasaran dibeli oleh pasangan baru. Rumah tipe ini memiliki ukuran yang sedang dan mencukupi untuk keluarga kecil. Mengingat luasnya yang terbatas, ada baiknya Anda melengkapi hunian dengan perabot yang multifungsi.

Perabot multifungsi dapat menambah kapasitas rung penyimpanan, tanpa mengambil luas ruangan.

Desain Simpel, sederhana, dan simetris

Gunakan desain yang simpel dengan bentuk simetris sehingga rumah selalu terlihat rapi dan lebih luas. Ruang yang simetris akan mempermudah mobilitas dalam ruang, terutama untuk ruang yang sempit.

Ruang yang simetris akan meminimalisasi sudut ruang yang tidak terpakai sehingga memaksimalkan fungsi ruang.

Sama halnya dengan desain, pilih furnitur yang berdesain simpel. Furnitur dengan desain sederhana akan mudah dimodifikasi ulang jika diperlukan sehingga bagi pasangan muda akan lebih menghemat bujet.

Hindari Penggunaan Pola

Pasangan muda dengan hunian minimalis harus menghindari penggunaan pola besar, misalnya animal print, garis-garis besar dan sebagainya. Pola seperti ini akan membuat hunian terkesan sesak

Sebaliknya, aplikasikan warna-warna netral polos. Warna netral tidak selalu harus hitam atau putih. Anda bisa memunculkan nuansa ceria dengan warna-warna greenery, biru cotton, abu-abu.

Ciptakan vocal point

Untuk membuat kejutan pada hunian agar tak terasa flat, Anda bisa menciptakan vocal point. Vocal point yaitu elemen ruang yang sengaja dibuat lebih menonjol di antara elemen lainnya sehingga menarik mata orang yang datang.

Anda dapat menggunakan warna-warna yang kontras dari warna dasar ruangan pada beberapa elemen untuk memunculkan kesan berbeda. Cobalah menggunakan bantal dengan warna dan corak mencolok, atau gorden dengan warna yang kontras dari warna dasar ruangan. Vocal point akan membantu membuat hunian tampak lebih hidup dan tak membosankan.

Lakukan Sendiri

Ini yang paling seru! Anda dan pasangan bisa membeli furnitur rakit, lalu Anda dapat merakitnya bersama. Anda dan pasangan juga bisa menciptakan dekorasi  ruang DIY.

Anda dan pasangan bisa menyatukan ide dan merealisasikannya bersama. Selain berguna untuk mempercantik ruang, juga dapat melatih kerja sama dan kekompakan dengan pasangan.

Anda bisa memulai dengan membuat perbot kecil sederhana yang tidak terlalu banyak membutuhkan peralatan, seperti rak buku kecil, rak penyimpanan kecil, modifikasi kursi, dan sebagainya.

Maksimalkan Pencahayaan

Jangan lupakan detail pencahayaan ruang. Jika ruang belum cukup terang dengan pencahayaan alami, Anda membutuhkan cahaya tambahan dari lampu. Anda dapat memilih lampu LED untuk tambahan cahaya. Lampu jenis LED lebih hemat listrik sehingga menghemat biaya.

Anda juga dapat menambahkan down light pada ruang lain yang memerlukan pencahayaan tambahan. Hidden light yang disembunyikan pada ceiling ruangan bisa menjadi pilihan tepat.

Penggunaan hidden light dapat memberikan kesan mewah tanpa mempersempit ruangan. Ruangan dengan pencahayaan mencukupi akan membuat suasana nyaman dan memberikan kesan luas.

Bagi Anda pasangan baru yang tengah berjuang membeli rumah pertama, Anda bisa mencari rumah dua kamar tidur dengan harga Rp300 Jutaan. Tertarik? Lihat pilihannya di sini!

FOTO: home-design.com, saga.com

Rina Susanto



Perhatikan Ini Sebelum Gunakan Pintu Geser Kaca di Rumah


 Jakarta - Pintu geser atau sliding door kini semakin diminati terutama untuk rumah modern minimalis. Pasalnya pintu geser bisa menjadi alternatif dekorasi yang akan membuat ruangan menjadi lebih lapang.

Berbeda dengan pintu biasa, pintu geser tidak memakan ruang untuk daun pintunya saat dibuka. Untuk rumah berukuran kecil, ini sangat membantu menghemat tempat.

Salah satu varian pintu geser adalah pintu geser kaca. Tak cuma menghemat ruang, pintu ini bisa menampilkan kesan lebih lapang, terutama bila digunakan untuk penghubung antara ruang tengah dan ruang belakang.

Pandangan yang tak terhalang menuju taman di belakang rumah akan menimbulkan kesan rumah yang luas.

Namun, pintu geser kaca membutuhkan perhatian lebih daripada pintu biasa. Dikutip dari Rumahcom, berikut ini adalah permasalahan yang kerap muncul dari pintu geser dadn cara mengatasinya:

Berjamur

Jamur kaca terlihat seperti kerak, membuat pintu terlihat kusam dan buram. Jamur ini lebih banyak terlihat pada bagian sudut pintu, meski juga muncul di bagian tengah kaca.

Pandangan Anda melalui kaca pun tak sebening biasanya. Untuk mencegahnya, lap pintu kaca dengan pembersih cermin dan jendela setiap minggu. Keringkan setiap kali Anda melihat percikan air yang menempel.

Berisik saat dibuka

Tak hanya memerhatikan kondisi kacanya, Anda pun harus memerhatikan penahan pintu yang terbuat dari karet atau busa yang direkatkan di sepanjang tepi pintu geser tersebut. Karet ini berfungsi sebagai bantalan agar tidak menimbulkan suara berisik saat dibuka.

Jika Anda mulai mendengar ada suara yang tak nyaman didengar ketika pintu dibuka, ini menandakan karet mulai menipis. Mintalah bantuan ahli bangunan untuk mengganti karet pintu.

Susah dibuka

Jika pintu mulai terasa ‘seret’ ketika dibuka, penyebabnya adalah roda atau railing yang mulai berkerak. Bersihkan area bawah pintu, terutama bagian rodanya setiap minggu dengan menggunakan lap basah.

Pastikan tidak ada sisa tanah atau debu yang menempel yang akan membuat pintu susah dibuka. Tambahkan pelumas di bagian roda agar dapat berputar sempurna.

Sarang debu dan semut

Perhatikan bantalan di bagian bawah pintu kaca serta lajur yang dilalui roda pintu. Jika Anda tak pernah membersihkannya, bagian bawah pintu ini sering menjadi sarang hewan-hewan kecil, seperti semut, bahkan kecoa berukuran kecil.

Sapu lajur roda lalu bersihkan dengan lap yang sudah direndam detergen atau cairan pel.

Pintu geser kaca ini sangat tepat digunakan pada rumah berukuran kecil, sebagai penghubung antara ruang tengah dengan halaman belakang. Pandangan yang tak terhalang akan membuat penghuni mendapatkan kesan lapang dan lega.
Foto: Hgtv
Rina Susanto



Tips Memilih Motor Trail, Beli Bekas atau Baru?


Jakarta - Bagi pecinta motor trail, memilih motor yang pas merupakan hal yang wajib dilakukan. Dengan begitu, saat menjalankan hobinya 'trabas' di hutan, tunggangan kesayangan bisa diandalkan dan justru tidak merepotkan.

Banyak asumsi, jika memilih motor trail lebih baik beli motor bekas, karena nantinya juga akan dimodifikasi. Tapi, tidak jarang juga yang beranggapan membeli motor baru lebih aman, karena tahu mesin dan performa kuda besi dari awal.

"Mending beli baru, karena pastinya lebih enak, lebih mantap dibawanya. Lalu, kalau sudah tahu juga teknik membawa motornya saat trabas, dan pastinya tahu kondisi mesin motor," jelas Sofyan MX, dari Roby Steam, bengkel khusus motor trail saat berbincang dengan Liputan6.com, Rabu (3/5/2017).

Lanjut pria yang bengkelnya terletak di Jalan Arteri Kelapa Dua Raya, Nomor 25, Kebon Jeruk, Jakarta Barat ini, untuk pemilihan mesin motor trail, sebaiknya juga 250 cc ke atas. Hal ini karena kapasitas mesin tersebut, dirasa sudah mumpuni untuk menaklukkan jalur offroad.

"Kalau untuk mesin, lebih enak mesin 2-Tak, karena power-nya lebih agresif dan enteng dibawanya. Tapi, semua tergantung trek yang dilalui juga," tambahnya.

Untuk mesin dengan pembakaran 2-Tak, memang lebih cocok untuk jalur yang ekstrim, dan untuk mesin 4-Tak, cocok untuk jalur yang lebih landai. "Semua balik lagi ke trek, dan pastinya skill si riders. Semua pilihan mesin, ada kelebihan dan kekurangannya," pungkas Sofyan.


Sumber : liputan6.com

Begini Cara Memanfaatkan Barang Tak Terpakai


 Jakarta Anda punya barang-barang yang sudah tak terpakai di rumah? Jika masih bagus dan bernilai barang tersebut tentu masih bisa dijual hingga menghasilkan uang. Namun jika tidak, menumpuknya di dalam rumah hanya akan membuat rumah tampak kotor dan berantakan.

Tapi haruskah barang-barang tersebut langsung dibuang ke tempat sampah? Padahal dengan sedikit kreativitas barang-barang tersebut bisa jadi lebih berguna. Simak beberapa inspirasi kreatif yang dirangkum dari Rumah.com untuk mengubah barang rongsokan menjadi dekorasi rumah yang cantik.

1. Vas dari Bohlam


Gunakan palu untuk membuat lubang di bagian ujung lampu dan tarik keluar bagian dalam lampunya.
Jika ada bohlam bekas di rumah jangan buru-buru dibuang, apalagi jika bohlam tersebut berwarna transparan. Gunakan sarung tangan dan penutup mata untuk mengubahnya agar menjadi berguna. Kemudian gunakan palu untuk membuat lubang di bagian ujung lampu dan tarik keluar bagian dalam lampunya.

Amankan serpihan yang mungkin ada agar tidak terinjak oleh orang lain. Setelah itu siapkan sebilah almunium untuk menjadi tempat berdirinya vas. Isi bohlam dengan air dan tanaman favorit Anda.

2. Keranjang dari Kardus


Gunakan tali tambang untuk membungkus kardus dari bawah ke atas.
Kardus. Benda yang biasanya selalu ada di setiap rumah ini juga bisa Anda ubah menjadi lebih bermanfaat serta memiliki tampilan yang menarik. Caranya, gunting keempat bagian ujung kardus dan kemudian olesi kardus tersebut dengan lem. Lalu gunakan tali tambang untuk membungkus kardus tersebut dari bawah ke atas.


Anda bisa menggunakan keranjang kardus ini untuk menyimpan perlengkapan seperti tisu toilet.
Terakhir, bungkus bagian dalam kotak dengan kain atau plastik putih. Anda bisa menggunakan keranjang kardus ini untuk menyimpan perlengkapan seperti tisu toilet.

3. Kancing untuk Hiasan Lampu


Tempel kancing di lapisan tudung secara acak dengan ukuran yang berbeda-beda.
Hiasan lampu yang polos mungkin akan terlihat biasa-biasa saja. Ada cara menarik yang bisa mengubahnya menjadi lebih artistik. Caranya dengan manfaatkan kancing bekas untuk menyelimuti hiasan lampu.

Langkah-langkahnya, bersihkan seluruh bagian tudung hiasan lampu kemudian oleskan dengan lem. Tempel kancing di lapisan tudung secara acak dengan ukuran yang berbeda-beda.

4. Tempat Peralatan Makan dari Kaleng Bekas


Siapkan 4-6 buah kaleng, lalu bersihkan dan cat masing-masing kaleng dengan warna favorit.
Punya beberapa kaleng bekas di dalam rumah? Siapkan 4-6 buah kaleng, lalu bersihkan dan cat masing-masing kaleng dengan warna favorit. Sediakan juga satu buah papan dan rekatkan di antara kaleng-kaleng tersebut.


Tambahkan pegangan berupa tali yang terbuat dari kulit di bagian atas papan agar kaleng tersebut tersebut mudah dibawa-bawa.
Tambahkan pegangan berupa tali yang terbuat dari kulit di bagian atas papan agar wadah dari kaleng tersebut tersebut mudah dibawa-bawa.

5. Alas Minum dari CD Bekas


Selain menjadi alas minum, CD bekas yang sudah didaur ulang ini juga bisa digunakan sebagai hiasan dekorasi rumah dengan menggunakan tali dan digantungkan di dekat pintu.
Masih menyimpan koleksi CD atau DVD di rumah? Dengan semakin pesatnya perkembangan teknologi, kedua benda ini menjadi jarang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Karenanya Anda bisa memanfaatkannya menjadi alas gelas yang cara pembuatannya pun mudah.

Cukup siapkan lem dan juga kertas kado (usahakan pilih yang berbahan waterproof) dan oleskan ke seluruh bagian CD.  Kemudian, bungkus dengan kertas kado. Selain menjadi alas minum, CD bekas yang sudah didaur ulang ini juga bisa digunakan sebagai hiasan dekorasi rumah dengan menggunakan tali dan digantungkan di dekat pintu.

Dengan sedikit kreativitas, barang-barang tak terpakai tersebut selain jadi lebih berdaya guna juga bisa menghias rumah Anda. Dan untuk rumah dengan kisaran harga Rp300 jutaan, simak puluhan pilihan perumahannya di sini!
Mita Agustina



Hypercar Seharga Rp 64 Miliar 'Hilang' dari Panggung IIMS 2017


Koenigsegg CCX, hypercar asal Swedia menjadi mobil yang paling menyedot perhatian di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2017. Mobil yang memiliki desain eksotis itu banyak diburu pengunjung walau hanya untuk sekedar selfie.‎

Namun demikian, hypercar yang harganya mencapai Rp 64 miliar‎ tersebut, dua hari jelang penutupan IIMS 2017 tak terlihat lagi wujudnya di booth Prestige Image Motorcars.

Menanggapi hal tersebut, Sales Executive Prestige Image Motor, Astri Oktaviaten angkat bicara. Kata dia, mobil dengan mesin 4,7 liter tersebut saat ini sedang digunakan di Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat.‎

"Iya, di sana ada event balapan mobil-mobil super. Jadi mobil itu dibawa bos kami untuk dilihatkan ke pengunjung di sana. Soalnya itu mobil balap juga, jadi segmennya pas," ungkap Astri saat ditemui‎ Liputan6.com, di ajang IIMS 2017, Hall A, JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Sabtu (6/5/2017).

‎Tidak adanya Koenigsegg CCX booth Prestige Image Motorcars, kata Astri, rupanya membuat sejumlah penghujung IIMS 2017 kecewa. ‎ "Pada datang ke sini cuma mau tanya kenapa si Koni (Koenigsegg CCX) enggak ada. Sepertinya mobil itu udah banyak beredar di media, jadi pada ingin lihat langsung walau cuma untuk foto-foto," ucapnya.

Astri juga tak menampik, Koenigsegg CCX‎ itu memang bukan barang untuk dijual. Melainkan hanya di-display.
‎
Sekadar informasi, Koenigsegg CCX saat ini tidak lagi diproduksi. Sebab, hanya dibuat pada 2006 sampai 2010 dengan jumlah unit sangat terbatas. Kini Koenigsegg memproduksi seri Agera R. Adapun mobil yang dipajang di IIMS 2017 tersebut diketahui hanya pinjaman yang akan segera dikembalikan ke Swedia usai pameran ini digelar.



Strategi Memasarkan Properti Agar Cepat Terjual

Strategi Memasarkan Properti Agar Cepat Terjual

Strategi Memasarkan Properti Agar Cepat Terjual - Bisnis properti sejatinya merupakan bisnis yang potensial. Memang dalam menjalankan bisnis ini juga tak mudah asal tahu strateginya dan cara pemasarannya harus tepat. Sebelum Anda berkelana di dunia ini wajib paham dahulu mengenai seluk-beluk dunia properti, apalagi jika Anda hendak menjadikannya sebagai investasi.
Agar Anda bisa berhasil menjalankan bisnis ini salah satunya harus memiliki kemampuan dalam memasarkan properti. Menurut Tung Desem Waringin, motivator dan investor properti terkemuka, ada beberapa strategi ampuh memasarkan properti. Pasalnya, tak semua cara dan strategi pemasaran properti tepat dijalankan. Nah, inilah tips memasarkan properti dari Tung Desem Waringin :

1. Pemanfaatan media promosi

Tips memasarkan properti yang pertama adalah promosi. Hal tersebut adalah faktor yang menyokong keberhasilan suatu properti laku terjual atau tidak. Untuk itu, Anda perlu melakukan promosi dengan sangat gencar dengan memanfaatkan media yang tersedia. Promosi bisa dilakukan melalui beberapa kegiatan serta media. Jika mau mengadakan kegiatan sebaiknya pilih yang familiar dengan lingkungan masyarakat. Pun, media promosi yang dipilih untuk beriklan juga harus tepat sasaran seperti koran, majalah, dan radio.

2. Kualitas produk

Faktor kedua dalam tips memasarkan properti yang patut diperhatikan adalah kualitas produk properti itu sendiri. Agar ketika memasarkan properti berjalan efektif, perhatikan produk properti Anda terlebih dahulu. Bagaimana kebersihan lingkungan di sekitar properti Anda, apakah propertinya berada dalam kawasan yang aman, faktor pencahayaan serta pemandangan alam di sekitarnya bagaimana. Jangan lupa juga perhatikan kelengkapan dokumen (termasuk IMB) dan jaminan kenyamanan bagi para penghuninya.

3. Adakan open house

Strategi yang ampuh juga dalam memasarkan properti Anda adalah dengan mengadakan open house. Cara ini biasanya bertujuan menciptakan kepercayaan pada konsumen. Mereka akan lebih tertarik mengunjungi dan melihat langsung properti yang Anda tawarkan sehingga bisa memberi penilaian sendiri. Penilaian tersebut berguna sebelum memutuskan untuk membeli properti Anda.

4. Promosi online

Jangan salah, memasarkan properti kini sudah bisa melalui online. Bahkan, jauh lebih efektif ketimbang cara konvensional. Anda dapat menginformasikan properti yang dimiliki hingga memasang iklan baris ataupun banner di portal properti yang ada di tanah air. Saat ini promosi lewat online akan menguntungkan karena hampir semua orang melakukan pencarian properti via online. Tips memasarkan properti seperti ini bisa Anda lakukan kapan saja dan di mana pun.

5. Sediakan waktu fleksibel

Sebisa mungkin, utamakan pelanggan Anda ketika hendak terjun dalam bisnis properti. Anda juga harus memiliki waktu yang fleksibel agar calon pembeli bisa bertemu dan berkomunikasi kapan saja. Apalagi jika calon konsumen adalah orang yang sibuk dan tak memiliki banyak waktu senggang. Usahakan untuk mendahulukan kepentingan calon konsumen dengan bersedia ditemui dan bertransaksi kapan saja.

Semoga setelah menerapkan 5 tips di atas, bisnis properti Anda semakin maju dan berhasil. Dan proses penawaran properti dapat berjalan dengan lancar. Selamat mencoba!

Sumber: rumah.com

Cara Beli Rumah Dengan Uang yang Pas-pasan

Cara Beli Rumah Dengan Uang yang Pas-pasan

Baca Berita Properti - Memiliki rumah pribadi menjadi impian banyak orang. Namun, terbatasnya dana kerap menjadi kendala.

Tidak hanya dana, faktor lain juga mesti diperhatikan sebelum membeli rumah. Faktor-faktor ini menjadi penting bagi Anda yang akan membeli rumah pertama (primary home).
"Ada tiga hal yang harus diperhatikan sebelum membeli rumah. Satu itu standar budget-nya berapa, dua lokasinya di mana, dan tiga legalitas rumah yang akan dibeli seperti apa," ujar Ketua DPD Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI), Lukas Bong, kepada Kompas.com, Sabtu (21/11/2015).

Budget atau dana dan lokasi menjadi dua hal yang saling memengaruhi satu sama lain. Semakin prestise lokasi sebuah rumah, maka semakin mahal harganya.

Maka dari itu, perlu ada cara strategis untuk bisa mendapatkan rumah impian dengan dana pas-pasan. Setidaknya ada dua cara untuk mengatasi kendala itu.

"Kalau anggaran yang ada pas-pasan, ya nggak harus beli rumah secara tunai. Pakai cicilan bertahap dari pengembang atau fasilitas kredit pemilikan rumah (KPR) ke bank," ungkap Lukas.

Lukas menambahkan, kedua cara itu paling memungkinkan dilakukan sesuai dengan kebutuhan konsumen. Pasalnya, kedua cara itu sama-sama menawarkan cicilan rumah dalam jangka waktu tertentu untuk tunai dan waktu lama untuk KPR.

Namun, menurut Lukas, cicilan bertahap melalui pengembang bisa dijadikan alternatif selain KPR ke bank.

Cicilan bertahap melalui pengembang, ia nilai lebih mudah ketimbang harus KPR lewat bank yang sering kali melewati serangkaian syarat yang rumit.

Terkait hal tersebut, Lukas juga memberikan saran bagi para pengembang untuk bisa tetap bertahan dalam kondisi bisnis properti yang saat ini sedang lesu.

"Pengembang itu harus melakukan inovasi dalam hal kemudahan pembayaran rumah yang mereka jual. Inovasi itu mau tak mau harus dilakukan karena banyak orang yang ingin membeli rumah dengan cara mudah," kata Lukas.

Sumber: kompas.com